Langsung ke konten utama

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Blog Terhadap Minat Menulis dan Prestasi Belajar Siswa SMP

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
     Bahasa merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-sehari, terutama dalam hal berkomunikasi. Menurut Sri B. Oemarjati mengungkapkan bahwa pengajaran Bahasa dapat dijabarkan ke dalam empat kompetensi dasar, meliputi kompetensi mendengar, berbicara, membaca, dan menulis.
 #Kompetensi mendengarkan yaitu memahami dan mengapresiasi ragam karya sastra baik karya asli mamupun saduran/terjemahan sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik.
  #Kompetensi berbicara yaitu membahas serta mendiskusikan ragam karya sastra sesuai isi, konteks lingkungan dan budaya.
  #Kompetensi membaca yaitu memahami berbagai jenis karya sastra dan mengapresiasinya secara tepat.
  #Kemampuan menulis yaitu mengapresiasi karya sastra dalam bentuk penulisan kreatif, serta dapat menulis kritik dan esai sastra berdasarkan ragam sastra yang telah dibaca.
     Dari keempat kompetensi yang ada, salah satu kompetensi yang paling sulit untuk dikembangkan adalah kompetensi menulis. Kompetensi ini menjadi sangat sulit karena siswa diharapkan mampu menciptakan sebuah hasil karya kebahasaan melalui proses berpikir kritis. Oleh karena itu hal tersebut menjadi tugas bagi guru untuk mengembangkan hal tersebut sehingga siswa dapat memiliki keempat kompetensi tersebut.
     Untuk dapat membantu siswa dalam mengembangkan kompetensi tersebut, guru diharapkan mampu berpikiran kritis dan mampu mencari ide untuk dapat mengambangkan kompetensi itu dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.     Mengingat perkembangan teknologi yang sudah berkembang dengan sangat pesat, hal tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam memecahkan masalah tersebut.
    Pembelajaran e-learning dengan memanfaatkan teknologi merupakan salah satu opsi terbaik dari serangkaian opsi yang ada. Dengan menggunakan metode pembelajaran ini, siswa dapat belajar secara individual baik secara terprogram maupun tidak terprogram.      Siswa dapat mengakses sendiri berbagai bahan belajar dan infromasi dari internet sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa masing-masing. Hal ini menjadikan proses pembelajaran menjadi interaktif dan sangat menarik bagi siswa.
     Salah satu aplikasi e-learning yang dapat digunakan dalam menarik siswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan siswa dalam menulis adalah Blog. Blog merupakan singkatan dari weblog dan aplikasi berbasis web.      Aplikasi ini menampilkan informasi berupa tulisan, gambar, animasi, suara, serta dapat menampilkan video sehingga memungkinkan pengguna untuk dapat berkomunikasi dengan berbagai macam cara. Kelebihan menggunakan pembelajaran e-learning berbasis blog diantaranya adalah:
  #Materi pengajaran lebih dipahami oleh siswa karena dapat dibaca dan didengar berulang-ulang sesuai dengan keinginan siswa.
  #Lebih menarik minat siswa karena memanfaatkan internet.
  #Materi dapat diakses dimana saja dan kapan saja tanpa batas ruang dan waktu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa.
  #Memudahkan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan media penunjang yang ada.
  #Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, dan kreatif dalam penggunaan media.
     Prestasi belajar siswa adalah salah satu hal yang penting bagi guru dikarenakan dengan memperhatikan prestasi belajar siswa, guru dapat mengetahui tingkat keberhasilannya dalam mengajar. Apakah telah mencapai sasaran maupun tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Ini lah yang sering disebut sebagai prestasi belajar.     Seorang guru dapat dikatakan berhasil melakukan proses pembelajaran apabila sebagian besar siswa mampu mencapai tujuan pembelajaran atau melewati batas kriteria ketuntasan minimum.
     Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar padat dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Menurut Slameto (2003) faktor internal terdiri dari kecerdasa atau intelegensi, perhatian, bakat, minat, motivasi, kematangan, kesiapan belajar, dan kelelahan. Faktor eksternal terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah (sarana , prasarana, media pembelajaran dan model pembelajaran), dan lingkungan masyarakat.
     Salah satu faktor internal yang mempengaruhi prestasi belajar siswa adalah minat. Oleh sebab itu untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam menulis, guru dapat memanfaatkan media pembelajaran e-learning berbasis blog untuk mingkatkan minat siswa dalam menulis sehingga meningkatkan prestasi belajar siswa.

B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan sebelumnya, maka identifikasi permasalahan yang akan dikemukakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Apakah terdapat pengaruh penggunaan blog terhadap minat menulis siswa SMP?
2. Apakah terdapat pengaruh penggunaan blog terhadap kemampuan menulis siswa SMP?
3. Apakah terdapat pengaruh penggunaan blog terhadap minat dan kemampuan menulis siswa SMP?
4. Apakah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan blog terhadap minat menulis siswa SMP di Jakarta?
5. Apakah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan blog terhadap kemampuan menulis SMP di Jakarta?
6. Apakah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan blog terhadap minat dan kemampuan menulis pada siswa SMP di Jakarta?
7. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan blog terhadap minat dan kemampuan menulis siswa?
8. Faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat penggunaan blog sebagai media pembelajaran?

C. Batasan Masalah
Media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran sangat beragam. Hal tersebut sangat ditentukan oleh kebutuhan dan kapasitas siswa dan guru yang mengajar. Menyelaraskan dengan latar belakang permasalahan, maka penulis membuat batasan penelitian yaitu pengaruh penggunaan blog terhadap minat dan kemampuan menulis siswa SMP di Jakarta Barat.

D. Perumusan Masalah
Untuk mendapatkan hasil penelitian yang terarah dan sesuai dengan latar belakang, maka diperlukan suatu perumusan masalah yang menjadi fokus dalam penelitian ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Apakah terdapat pengaruh penggunaan blog terhadap minat dan kemampuan menulis pada siswa SMP di Jakarta?
2. Apakah terdapat pengaruh yang signfikan penggunaan blog terhadap minat dan kemampuan menulis pada siswa SMP di Jakarta?
3. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan blog dterhadap minat dan kemampuan menulis siswa?

E. Tujuan Penelitian
Penelitian yang baik adalah penelitian yang memiliki tujuan. Tujuan penelitian ini adalah:
1. Mengetahui pengaruh penggunaan blog terhadap minat dan kemampuan menulis pada siswa SMP di Jakarta.
2. Mengetahui signifikasi pengaruh blog terhadap minat dan kemampuan menulis pada siswa SMP di Jakarta.
3. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan blog dalam meningkatkan minat dan kemampuan menulis siswa.

F. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi kegunaan, baik teoritis maupun praktis. Manfaat dari penelitian ini adalah:
1. Memberikan informasi dan pengembangan dalam ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang Bahasa dan Pengetahuan Teknologi khususnya dalam penggunaan media pembelajaran Blog.
2. Mengembangkan wawasan bagi peneliti dan pembaca dalam mengembangkan media pembelajarang yang ada di kelas.
3. Meningkatkan minat dan keterampilan siswa dengan menggunakan perkembangan teknologi dan informasi yang ada.
4. Untuk memberikan alternative pemecahan masalah dalam kesulitan siswa dalam mengembangkan minat dan keterampilan menulis siswa.
5. Sebagai bahan referensi bagi peneliti lain yang ingin mengembangkan atau melakukan penelitian sejenis.

DAFTAR PUSTAKA

Oemarjati, Sri Boen. 2006. Kondisi Pengajaran Sastra di Jenjang Pendidikan Menengah. Jakarta: Susastra Jurmal Ilmu Sastra dan Budaya.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rhineka Cipta.

Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penerapan TIK Dalam Pendidikan Jarak Jauh

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Dalam masyarakat berbasis pengetahuan, peranan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat dominan. Masyarakat Indonesia yang indeks teknologinya masih rendah belum secara optimal memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sebagai penggerak utama perubahan masyarakat. Pendidikan memfasilitasi peningkatan indeks teknologi tersebut. Oleh karena itu, peranan teknologi, informasi, dan komunikasi untuk pendidikan (TIK) menjadi sangat penting. Dalam era informasi dewasa ini, TIK telah menjadi faktor sekaligus indikator penentu kemajuan peradaban suatu bangsa. Hampir tidak ada dimensi peradaban kehidupan manusia dewasa ini yang tidak ditopang oleh TIK. Bahkan, daya saing suatu bangsa ditentukan oleh seberapa besar kemampuan dalam menguasai dan memanfaatkan TIK untuk berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan. Pendidikan dalam hal ini mengacu kepada sistem pendidikan berbasis TIK. Sistem pendidikan berbasis TIK atau yang dikena...

Resensi Buku Sintaksis: Memahami Satuan Kalimat Perspektif Fungsi

A.     Identitas Buku 1. Judul buku   : Sintaksis: Memahami Satuan Kalimat Perspektif Fungsi. 2. Pengarang    : Miftahul Khairah dan Sakura Ridwan. 3. Penerbit        : Bumi Aksara 4. Tahun terbit : 2014 5. Kota                         : Jakarta 6. Tebal buku   :237 halaman B.      Resensi Buku             Secara keseluruhan, buku ini membahas menganai ilmu bahasa, sintaksis untuk dapat memahami kalimat melalui perspektif fungsi. Ilmu bahasa mengalami perkembangan terus-menerus sesuai dengan perkembangan fenomena berbahasa masyarakat. Perkembangan ini membawa konsekuensi bagi perubahan paradigm dalam memandang hakikat bahasa. Teorisasi ilmu bahasa dapat dipetakan menjadi dua mazhab besar, yakni orientasi formalism...

PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Disadari atau tidak, ada banyak perubahan pesat yang terjadi di sekitar kita akhir-akhir ini. Dalam dunia anak misalnya. Pada tahun 90 an, banyak anak yang menghabiskan waktunya untuk bermain bersama dengan teman-temannya bersama di sore hari. Namun seiring dengan berjalannya waktu, pada era millennia, banyak anak yang lebih suka berdiam diri saja di rumah dan bermain menggunakan gadget mereka. Permainan menggunakan gadget terasa lebih menarik dan menyenangkan daripada menghabiskan waktu bermain dan berinteraksi dengan sesama. Sehingga interaksi yang diperoleh oleh anak bukan lagi menjadi dua arah namun menjadi satu arah saja. Bukan hanya melanda anak-anak. Jika kita berjalan ke pusat perbelanjaan atau restaurant, kita akan banyak melihat orang yang menunduk dan asik dengan gadget mereka. Tak hanya itu saja, jika ditinjau lebih jauh, sudah banyak toko yang gulung tikar dan beralih memanfaatkan teknologi, berjualan online. Rupanya k...